Kembali ke beranda Pengembang Cek Domain

Cek Domain

Cek ketersediaan nama domain dan informasi DNS

Cara menggunakan Cek Domain

Cek ketersediaan nama domain dan informasi DNS

Kapan menggunakan pemeriksa domain?

Memeriksa ketersediaan domain adalah langkah pertama dalam mendaftarkan nama domain untuk proyek, bisnis, atau situs pribadi baru. Pemeriksa domain juga dapat melakukan query record DNS teknis dari domain mana pun.

Ekstensi domain populer di Indonesia: .id (domain nasional, dikelola PANDI), .co.id (bisnis Indonesia, membutuhkan NPWP atau akta), .my.id (personal, mudah didapat), .web.id (website umum), .sch.id (sekolah), .ac.id (perguruan tinggi), .go.id (pemerintah), .or.id (organisasi), .com (internasional), .io (populer untuk startup teknologi).

Bagaimana cara memilih nama domain yang baik?

Pilih domain yang pendek (di bawah 15 karakter), mudah dieja dan diingat, tanpa tanda hubung atau angka di tengah, dan sesuai dengan nama merek atau bisnis. Untuk bisnis di Indonesia, prioritaskan .co.id atau .id, dan amankan juga .com jika memungkinkan untuk perlindungan merek yang lebih luas.

Berapa biaya registrasi domain .id dan .co.id?

Harga bervariasi antar registrar. Domain .id umumnya Rp 150.000-300.000/tahun. Domain .co.id umumnya Rp 200.000-500.000/tahun. Registrar populer di Indonesia: rumahweb.com, niagahoster.co.id, hostinger.co.id, domainesia.com, dan idwebhost.com.

Apa itu record A pada DNS?

Record A (Address Record) memetakan nama domain ke alamat IPv4. Saat Anda mengetikkan 'flashutils.com' di browser, DNS mencari record A untuk menemukan IP server (mis. 203.0.113.42) dan menghubungkannya. Record AAAA melakukan hal yang sama untuk alamat IPv6.

Berapa lama proses propagasi DNS?

Perubahan DNS dapat memakan waktu antara beberapa menit hingga 48 jam untuk menyebar ke seluruh DNS server di dunia. Rata-rata sekitar 4-8 jam. Selama propagasi, pengguna di lokasi berbeda mungkin melihat hasil berbeda. Gunakan alat seperti whatsmydns.net untuk memantau status propagasi dari berbagai lokasi.

Bisakah domain yang sudah didaftarkan orang lain saya dapatkan?

Tidak secara langsung. Domain yang sudah terdaftar hanya bisa didapatkan jika kedaluwarsa atau pemiliknya mau menjual. Layanan backorder memantau domain tertentu dan mencoba mendaftarkan saat kedaluwarsa. Anda juga bisa menghubungi pemilik domain untuk negosiasi pembelian.

Cek domain vs WHOIS vs layanan pemantauan domain

Cek ketersediaan domain dengan cepat memberi tahu apakah domain bebas atau sudah terdaftar. WHOIS memberikan informasi detail pendaftar, tanggal buat dan kedaluwarsa, nameserver (namun sering disembunyikan oleh layanan privasi WHOIS). Layanan pemantauan domain memberi notifikasi saat domain tertentu akan kedaluwarsa atau berganti kepemilikan — berguna bagi perusahaan yang ingin melindungi merek mereka di berbagai ekstensi domain.

MD5 vs SHA-1 vs SHA-256 vs bcrypt

MD5: 128-bit, sangat cepat, sudah dikompromikan secara kriptografis. Hanya bisa digunakan untuk checksum non-keamanan. SHA-1: 160-bit, sudah dikompromikan, deprecated oleh CA dan browser utama. SHA-256: 256-bit, aman, standar saat ini untuk integritas file dan tanda tangan digital — digunakan luas di ekosistem keamanan siber Indonesia. SHA-512: 512-bit, sedikit lebih aman. bcrypt/Argon2: sengaja lambat — dirancang khusus untuk hashing kata sandi di mana kecepatan justru menjadi kelemahan bukan keunggulan.

☕ Buy me a coffee