Kembali ke beranda Kalkulator Kalkulator Diskon

Kalkulator Diskon

Hitung harga akhir, diskon dan penghematan

Cara menggunakan Kalkulator Diskon

Hitung harga akhir, diskon dan penghematan Alat online gratis, tanpa pendaftaran, tanpa iklan mengganggu. Gunakan sekarang.

Kapan Anda membutuhkan kalkulator diskon?

Diskon muncul dalam ritel, penjualan B2B, langganan, dan negosiasi. Menghitungnya dengan akurat mencegah kesalahan penagihan dan membantu membandingkan penawaran secara objektif — terutama selama flash sale dan kampanye promosi di platform e-commerce Indonesia.

Diskon bertingkat dalam praktik: Dua diskon 20% dan 10% diterapkan berurutan: Rp 100.000 → Rp 80.000 (setelah 20%) → Rp 72.000 (setelah 10%) = penghematan total 28%, bukan 30%. Selalu hitung berurutan, jangan langsung menjumlahkan persentase.

Frequently Asked Questions

Apa formula untuk menghitung diskon?

Jumlah diskon = Harga asli × (Persentase diskon / 100). Harga akhir = Harga asli − Jumlah diskon. Atau: Harga akhir = Harga asli × (1 − Diskon%/100). Contoh: diskon 25% untuk Rp 80.000 = Rp 80.000 × 0,75 = Rp 60.000.

Bagaimana menghitung harga asli dari produk yang sudah didiskon?

Harga asli = Harga setelah diskon / (1 − Diskon%/100). Jika barang dengan diskon 30% berharga Rp 70.000, harga aslinya = Rp 70.000 / 0,70 = Rp 100.000. Perhitungan ini berguna untuk memeriksa apakah penawaran 'sale' benar-benar menguntungkan.

Apa perbedaan diskon perdagangan dan diskon tunai?

Diskon perdagangan adalah pengurangan persentase dari harga katalog yang diberikan kepada grosir atau distributor — terintegrasi dalam harga yang ditawarkan. Diskon tunai mendorong pembayaran lebih cepat, biasanya dinyatakan sebagai 'diskon 2% jika dibayar dalam 10 hari, harga penuh jatuh tempo dalam 30 hari'.

Bagaimana cara kerja diskon volume atau diskon berjenjang?

Diskon berjenjang meningkat berdasarkan volume yang dipesan: mis. 5% mulai Rp 500.000, 10% mulai Rp 1.000.000, 15% mulai Rp 2.000.000. Hitung total per jenjang untuk menemukan titik ambang yang paling menguntungkan dan putuskan apakah sepadan untuk meningkatkan pesanan.

Mana yang lebih baik: diskon atau cashback?

Diskon langsung menurunkan harga saat pembelian. Cashback mengembalikan uang setelah pembelian, terkadang dengan syarat (jumlah minimum, dalam bentuk saldo dompet digital). Secara matematis setara, tetapi sangat berbeda dalam pengalaman belanja. Pertimbangkan syarat dan ketentuan keduanya sebelum memutuskan.

Kalkulator diskon vs kalkulator margin vs kalkulator markup

Kalkulator diskon mengukur berapa harga turun dari titik awal — perspektif pembeli. Kalkulator markup menambahkan persentase ke biaya untuk menentukan harga jual — perspektif penjual. Kalkulator margin mengekspresikan keuntungan sebagai persentase dari harga jual: (harga − biaya) / harga × 100. Markup dan margin sering membingungkan: markup 50% pada barang Rp 10.000 menghasilkan harga Rp 15.000, tetapi marginnya adalah 33%, bukan 50% — perbedaan krusial dalam pembukuan bisnis.

☕ Buy me a coffee